(klik untuk memperbesar gambar)
DJI, index Dow Jones downtrend melemah 53 point (-0,52%) pada penutupan 29 Jan. 10 ke level 10067, level ini sudah berada di bawah moving average (MA) 100 hari 10148 secara teknikal bila pergerakan suatu harga berada di bawah moving average (MA) 100 hari maka kecenderungan pergerakan harga tersebut akan semakin melemah jadi index Dow Jones aka semakin tertekan dan memasuki masa downtrend dengan support level berada di 9938. Happy trading.
DJI, downtrend melemah 217 point (-2,09%) pada penutupan 22 Jan. 10 ke level 10173, index Dow Jones sudah terkoreksi 590 point selama 3 hari sejak level tertinggi 10763 yang dicapai pada 19 Jan. 10. Happy trading.
(klik untuk memperbesar gambar)
DJI, index Dow Jones mengalami koreksi pada penutupan 31 Des. 09 melemah 120 point (-1,14%) ke level 10428, Dow masih berpeluang melanjutkan koreksinya ke level support 10285. Happy trading.
(klik untuk memperbesar gambar)
DJI, index Dow Jones masuk masa downtrend setelah sepekan mengalami masa side way. Index masih berpeluang melanjutkan penurunannya mencapai support line 10100. Happy trading.
(klik untuk memperbesar gambar)
DOW, memasuki masa downtrend setelah mencapai level 10471 pada 18 Nop. 09, level ini merupakan titik reversal index Dow Jones dari uptrend menuju downtrend yang berpeluang membawa DOW turun kembali ke level 10050 tentunya penurunan Dow Jones akan membawa dampak ke IHSG. Be careful and happy trading.
(klik untuk memperbesar gambar)
DOW, uptrend kembali ke level 10000 setelah keluar dari masa down trend regression channel. Index DOW ditutup 10023 tanggal 6 Nop. 09. Uptrendnya DOW akan memberikan dampak positif ke index global tentunya juga akan mengangkat JKSE index. Happy trading.
(klik untuk memperbesar gambar)
DOW, index memasuki masa down trend sejak 20 Okt. 09 dan 30 Okt. 09 ditutup 9712 (-249 point, -2,5 %). Penurunan Index Dow Jones sebagai parameter index dunia ini tentu akan berdampak juga dengan penurunan index - index regional termasuk JKSE index. Happy trading.
Disclaimer
1. Analisa ini bukanlah merupakan rekomendasi beli atau jual saham dan bukanlah suatu kepastian akan harga di masa mendatang.
2. Analisa ini berdasarkan teknikal analisis dan berbagai sumber informasi untuk memprediksi pergerakan harga.